Never Ending part 1


image

Author : Eunmin shipper

Tittle : Never Ending

Genre : Horror & GirlΓ—Girl

Main Cast :
πŸ‘‰ Lee AhReum
πŸ‘‰ Park JiYeon
πŸ‘‰ Park HyoMin
πŸ‘‰ Ham EunJung
πŸ‘‰ Lee Qri
πŸ‘‰ Jeon BoRam
πŸ‘‰ Park SoYeon

Other Cast :
πŸ‘‰ Kim Danee
πŸ‘‰ Ryu HwaYoung

πŸ“– Happy ReadingπŸ“–

❀❀❀ INTRODUCTION❀❀❀

πŸ‘‰ JiYeon POV πŸ‘ˆ

” jiyeonnie!! bangun dan bersiap untuk sekolah baru mu ”

aku mendengar suara omma membangunkanku

” ahh~ tunggu sebentar omma” gumamku pada omma

aku memang selalu membutuhkan tidur lebih banyak dari manusia biasanya, karena aku harus menjaga dengan baik kulit putih dan mulus yang ku miliki, tentu saja untuk menarik perhatian banyak orang πŸ˜‹

dalam keluargaku, aku adalah anak satu satu nya, karena itulah omma dan appa selalu memberikan apapun yang aku inginkan, dan karena itu juga aku tumbuh menjadi anak perempuan yang manja, tapi omma dan appa tidak pernah keberatan dengan hal itu, mereka tetap memanjakan aku

” jiyeonnie~ cepatlah bangun ” ucap omma lagi, aku memilih tetap tidur dan mengabaikan omma

” Eunjung sudah menunggumu ”

memdengar itu, aku langsung membuka mataku

” jinjjayo omma?? ” tanyaku pada omma dengan sangat bersemangat

” kau ini~~ mendengar nama itu, kau langsung bangun, sementara omma dengan sekuat tenaga membangunkanmu, tapi kau tidak mau bangun! dasar anak nakal !! ” ucap omma, aku hanya memberikan senyuman

yaa~~nama itu seolah adalah semangat untuk ku mengawali hari hariku, dan akan ada banyak kebahagiaan disana

Ham EunJung, dia adalah kekasihku dan aku sangat bangga mengakuinya, setiap saat dimana aku bersama nya, akan terasa begitu indah, aku sangat menyayanginya

” cepat lihat !! jam berapa ini?? kau tidak punya banyak waktu, kenapa malah melamun ” aku dikejutkan oleh teriakan omma

” ne~ omma ” ucapku lalu bersiap

setelah sekitar 1 jam, aku selesai dengan seragam sekolah baru ku dan semua hal baru lainnya

yaa~ aku pindah sekolah karena suatu hal, hal itu yang membuatku yakin dan aku terus mengikuti kemana hal itu akan pergi karena aku adalah salah satu didalamnya, aku juga berjanji untuk tidak akan pernah berpisah dan meninggalkan hal itu , karena jika aku memisahkan diri, maka aku akan menghilangkan kesempurnaan nya

hal itu sangat berharga bagiku, lebih berharga dari apapun juga didunia ini bahkan lebih berharga daripada diriku sendiri dan hal itu aku sebut sebagai Sahabat

πŸ‘‰ HyoMin POV πŸ‘ˆ

” hyomin.. kau yakin ingin pergi?? ”

pertanyaan itu sudah kudengar sebanyak 6 kali atau lebih, aku bosan mendengarnya

” nde omma ~~ aku akan pergi ”

ucapku menjawab pertanyaan omma tanpa menatapnya, aku terus sibuk memasukkan baju yang akan kupakai kedalam koper

” kenapa tidak tinggal di rumah? kenapa harus diasramah? ” tanya omma

” tidak bisa omma! sekolah mengharuskan muridnya tinggal diasramah ” ucapku masih sibuk

aku memang akan pindah kesekolah lain karena seorang sahabat ku yang sedikit nakal, dia ditendang keluar dari sekolah, dan dalam persahabatan kami , semua anggota menyetujui untuk ikut pindah sekolah bersamanya sehingga kesepakatan ini dibuat meskipun ada yang tidak setuju, tapi ini tetap berlanjut

” tapi kapan kau akan kembali kerumah ?? ” tanya omma lagi

aku berjalan sambil menyeret koper dorong ku ke ruang tamu dan omma mengikutiku

” aku tidak tau omma, aku akan hubungi omma jika aku sudah dapatkan informasi tentang ini ” jawabku

aku mengambil duduk disofa dan omma duduk disampingku

” hyomin~ kau tau? seberapa besar omma mengkhawatirkanmu? ” ucap omma, aku menatap omma

” omma~~ jangan begini! aku malah tidak yakin untuk pergi jika omma seperti ini ” ucap ku

” omma memang tidak ingin kau pergi ” ucap omma

” aku akan baik baik saja bersama sahabat ku, jangan khawatir omma ” ucap ku mengusap punggung omma

” omma akan membunuh soyeon jika terjadi sesuatu padamu, ingat itu ” ucap omma

” haizhh ~~ omma !! bunuh dulu aku sebelum kau menyakiti my soyani ” ucapku

” hahh~~ kau itu!! selalu membela dia ” ucap omma, aku hanya tersenyum

aku akan memulai hari hari tanpa omma dan appa diasramah, itu sedikit bagus karena aku akan selalu bangun dipagi hari dengan melihat wajah kekasih ku tercinta Park SoYeon

omo~~ aku tidak sanggup membayangkannya !!

sesungguhnya, aku takut jauh dari omma dan appa, tapi demi sahabat, aku akan melakukannya karena selama ini, mereka yang selalu ada dalam keadaan apapun dan berbagi hal apapun

aku menyayangi mereka dan mereka sudah menjadi bagian dari hidupku, bahkan kami sudah berjanji untuk terus bersama selamanya, sebab itulah kami akan memilih sahabat dalam hal apapun

πŸ‘‰ EunJung POV πŸ‘ˆ

” kapan kau berhenti membuat kekacauan hah?? ”

teriakan omma hampir membuat selera makan ku hilang, tapi aku tetap mencoba bersikap sopan jika aku bisa menahan emosi ku

pagi pagi sekali, dia sudah berteriak dan marah marah didepanku, ini bukan pertama kalinya, bahkan setiap hari dia selalu begitu, selalu mencari letak kesalahanku, sekecil apapun kesalahanku, teriakan nya selalu sama besarnya seperti sekarang

” kau itu! memang anak tidak tau diri! disekolah sebagus itu, kau malah membuat kekacauan”

aku terus memakan sarapanku, hingga teriakan itu, aku menghentikan sarapanku sejenak dan mencoba membela diriku

” aku tidak membuat kekacauan” ucap ku pelan

” diam kau!! masih saja melawan! jelas jelas kau membuat kekacauan hingga kau dikeluarkan dari sekolah itu, masih saja berbohong!,kau pikir appa mu mengeluarkan uang sedikit untuk sekolahmu disana? TIDAK!!! tapi kenapa kau malah menyia nyiakan itu?,” teriak omma, aku menatap sinis padanya

” kenapa kau melihatku seperti itu?? kau mau ku pukul hah?? ” teriak omma lagi

” sudahlah~~ jangan berteriak begitu! untung saja rumah ini cukup besar untuk menahan suaramu keluar! jika tidak mungkin tetangga tetangga kita sudah membicarakan mu yang selalu memarahi anakmu itu setiap hari! biarkan saja dia, dia susah cukup dewasa untuk mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk ” ucap appa

” dewasa?? hah~? putri mu yang kekanak kanakan ini kau bilang sudah dewasa? kau bisa lihat kelakuannya disekolah! seminggu sekali pasti ada kabar tentang dirinya yang memukul teman nya atau berkelahi dengan teman lelaki nya !! itu sangat kekanak kanakan, dan yang pasti memalukan ” ucap omma

” dia tidak melakukan itu tanpa alasan ” ucap appa

” alasannya selalu sahabat! selalu saja karena sahabat! kenapa hidupmu selalu berkaitan dengan sahabat? bahkan kau dikeluarkan dari sekolah karena sahabat, kau pikir sahabatmu bisa membayar semua biaya sekolah baru mu? bisa menggantikan uang appa mu yang terbuang disekolah mu yang kemarin? ” teriak omma, aku mencoba bersabar dan mencoba untuk tidak memperdulikan ucapan nya

” kau tau? dulu, sebelum kau bertemu dengan 5 gadis itu, kau jauh berbeda dari sekarang! kau adalah anak yang pintar dan berprestasi! bahkan kau selalu mendengarkan ucapan ku dan selalu menuruti kata kata ku tapi sejak bertemu mereka, kau semakin kacau, bahkan kau memotong rambut panjangmu, bukankah aku memintamu untuk tidak memotong rambutmu, aku yakin kau ingat! 5 gadis itu memang membawa keburukan untuk mu, mereka .. ”

” hentikan omma !! ” teriakku memotong ucapan omma

” jangan mengatakan sesuatu yang buruk tentang sahabatku ” teriak ku sambil menatap sinis pada omma

aku berdiri dari dudukku dan berjalan menjauhi omma dan appa

” hah~~ bahkan sekarang kau selalu berteriak padaku, aku omma mu ” ucapnya, aku menghentikan langkahku

aku melihat frame foto berisi foto diriku beberapa tahun lalu, aku meraih frame foto itu dan membantingnya

entahlah, foto itu bagaikan saingan ku dirumah untuk mendapatkan kasih sayang dan perhatian omma, omma terlihat lebih menyayangi puluhan foto foto itu dari pada aku, hanya karena aku memotong rambutku, dia memajang foto foto ku ketika aku berambut panjang disetiap sudut rumah, entah apa alasannya

” Ham EunJung !! ”

aku mendengar teriakan omma setelah aku membanting frame foto itu

aku tidak memperdulikan omma dan berjalan keluar rumah

aku sangat beruntung, karena aku akan tinggal jauh dari rumah dan hanya aku pulang sesekali kerumah, sehingga aku tidak akan selalu mendengarkan teriakan omma lagi

aku lebih memilih bersama sahabat ku, mereka sama sekali tidak pernah berteriak dan bersikap kasar padaku meski aku melakukan kesalahan besar, bahkan saat aku dipaksa keluar dari sekolah, mereka justru mengeluarkan diri dan memilih untuk terus bersamaku

aku begitu beruntung memiliki mereka, mereka adalah sesuatu yang berharga yang harus terus ku jaga

mungkin aku lebih menyayangi mereka dari pada omma

aku yakin mereka adalah takdir yang akan selalu ada bersamaku

πŸ‘‰ SoYeon POV πŸ‘ˆ

~~~

bunyi alarm yang sangat keras membangunkan aku dari tidurku, aku membuka perlahan mataku dan mulai pada kesadaran

aku mematikan alarm dan mengambil posisi duduk diranjangku, dan melihat jam

” pukul 7 pagi ” gumam ku

aku mencoba mengingat tentang apa yang akan kulakukan di pukul 7 pagi ini sehingga aku mengaktifkan alarm ku

” ahh~~ hari ini aku harus ke asramah !! pabo~~ kenapa bisa lupa ” teriakku

aku berlari kekamar mandi dan membersihkan diri lalu bersiap siap , setelah siap, aku mengambil koperku dan memasukkan beberapa baju kedalamnya

” ahh~~ kenapa aku mengaktifkan alarm jam 7 !! aku benar benar terlambat !! ” gumamku

” hyomin-ahh !! mianhae ~ aku terlambat ” ucapku seolah berbicara dengan hyomin

aku terus memilih baju yang akan kubawa

” ini hari minggu~ tapi kenapa aku sesibuk ini ” aku terus berbicara sendiri

” Ham EunJung Pabo~~ kenapa dia tidak bisa berhenti membuatku sial?? kenapa aku harus ikut pindah sekolah bersama dia? kenapa aku menyebutnya sebagai sahabat? ” ucapku dengan kesal sambil terus memilih baju

” bagaimana aku bisa mau bersahabat dengan dia jika kerjanya hanya membuatku sial dan membuatku kesal setiap hari!! ” ucap ku

aku memasukkan baju yang telah kupilih kedalam koper satu per satu

” apa lagi dia selalu menggoda kekasihku disekolah, aku tidak bisa membayangkan jika setiap hari aku akan melihat dia selalu menggoda hyomin!! omo~~ aku akan benar benar meledak ” ucapku lagi

aku tidak benar benar membenci eunjung, aku hanya kesal karena dia selalu mencoba mendekati hyomin, entah apa alasannya, padahal jelas jelas jiyeon adalah kekasihnya

aku menyeret koperku keluar kamar dan bertemu omma dan appa dimeja makan

” omma .. appa ! aku akan pergi” ucapku

” kau harus sarapan dulu injung” ucap omma

” aniyo~ hyomin sudah menungguku! aku terlambat ” ucapku

” appa ~~ jangan lupa transfer uang untukku setiap bulan ” ucapku pada appa

” tentu saja injung! appa tidak akan melupakan itu ” ucap appa

” baiklah ~~ aku pergi !! ” ucapku

” jaga dirimu injung ” ucap appa

” omma akan merindukanmu ” ucap omma

aku mengangguk dan berjalan keluar

” berhati hatilah!! ” ucap mereka bersamaan

woahh~~ ini adalah awal dimana aku akan menghabis kan 3 tahun bersama sahabat sahabatku diasramah, kami selalu berbagi apapun selama ini, dan nantinya, kami akan semakin dekat bagaikan saudara, dimana beberapa dari kami akan memasak untuk sebagian dari kami, dan berbagi tempat tidur bersama mereka! ini akan sangat menyenangkan dan tidak akan terlupakan

terlebih untuk berada bersama hyomin setiap hari! aku akan semakin menyayanginya ..

πŸ‘‰ Boram POV πŸ‘ˆ

pagi ini aku sudah siap untuk pergi ke asramah, tapi omma yang nampak belum siap

” boram~ apakah kau sudah membawa cukup makanan? ” tanya omma sambil melihat kedalam kulkas

aku hanya memperhatikan kesibukan omma

” aku sudah bawa cukup banyak makanan omma, lihat makanan yang kau masukkan kedalam koperku, sekarang aku membawa 2 koper ” ucapku pada omma

” baiklah ! jangan sampai kau memakan sembarang makanan ” ucap omma lalu menghampiriku

” ne~ ” jawabku

” jangan terlambat makan! ”

” ne~”

” jangan terlalu banyak makan makanan ringan ”

” ne omma ~ kenapa kau selalu membicarakan makanan? ”

” hmm~ pergilah ” ucap omma

omma memang sangat menyayangiku, tapi memang aneh saat dia membiarkanku pergi begitu saja tanpa menangis atau hal semacamnya

” omma ~~ aku akan segera menghubungimu jika mendapat informasi kapan bisa pulang kerumah ” ucapku

” baiklah~ jaga dirimu! ” ucap omma

aku mengangguk dan menyeret kedua koperku masuk kedalam mobil

” omma ~ jaga dirimu juga! aku akan selalu menghubungimu ”

aku sedikit mengkhawatirkan omma karena appa sedang berada diluar kota untuk bisnis sehingga omma akan sendirian, tapi aku harus pergi untuk sekolah

aku memeluk omma dan omma membalas pelukkanku

” omma akan merindukanmu ” ucap omma

” aku juga ”

aku melepas pelukkan pada omma dan berjalan memasukki mobilku, menghidupkan mesin dan bersiap untuk pergi

tapi aku melupakan sesuatu ..

aku membuka pintu mobil dan berlari kekamar

” ada yang tertinggal boram??” tanya omma setengah berteriak karena aku sudah menaiki tangga

saat sampai dikamar. aku mengambil sebuah frame foto

foto berisi diriku dan ke-5 sahabatku, aku tau aku akan tinggal dekat bersama mereka nanti, tapi foto ini harus terus menemaniku

aku menyayangi mereka layaknya sebagai saudaraku sendiri, dan aku tau mereka merasakan hal yang sama padaku

meskipun aku tidak ingin meninggalkan omma, aku tetap harus pindah sekolah dan terus bersama sahabatku terlebih Qri, sahabat yang ku jadikan sebagai kekasihku 😚

entah lahh, bahkan daripada omma, aku lebih memilih sahabat, memang aneh kedengarannya, tapi kenyataannya aku memang memilih sahabatku meski aku juga menyayangi omma

mungkin mereka adalah orang yang akan selalu ikut dan hadir dalam hari hariku yang menyenangkan dan pasti indah

πŸ‘‰ Qri POV πŸ‘ˆ

” lee jihyun .. !! kau tidak ke asramah mu?? ”

aku mendengar suara lembut omma membangunkanku

” hmm~ aniyo omma ”

” wae? ”

” aku malas ”

” tapi boram sudah menunggu ”

” mwo?? benarkan omma? ” aku bangkit dari tidurku dan mendekati jendela lalu melihat mobil boram dan boram yang sudah bersandar dimobilnya dan melambaikan tangan padaku

aku langsung pergi kekamar mandi dan bersiap

” omma~ kenapa tidak membangunkan aku lebih awal ” teriakku sambil mencari koperku

Omma hanya membantuku merapihkan bajuku dan beberapa barang yang akan kubawa

” jihyun~ diasramah nanti, jaga dirimu dengan baik ” ucap omma

” tentu saja omma ” ucapku

Setelah beberapa menit, aku menyeret koperku keluar dari kamar dan menuju pintu keluar rumah

” hubungi omma jika sudah tau kapan bisa kerumah lagi ” aku mengangguk atas perintah omma

Ini adalah hari pertama dari banyak hari di 3 tahun kedepan dimana aku akan menetap bersama sahabat sahabatku dan boram kecil ku yang sangat aku sayangi

Akan banyak kebahagiaan disetiap tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit dan detik nya

Aku akan selalu ada bersama mereka, selamanya

❀Author POV❀

” tiga kamar ini untuk kalian semua ” ucap gadis berambut panjang

” baiklah ” ucap boram

” kenapa.. pintunya nampak menyeramkan ?” tanya hyomin

” dan nampak gelap dilorong ini ” ucap jiyeon

ke 6 sahabat itu dan seorang gadis berambut panjang berdiri sejajar didepan beberapa pintu kamar

” tidak terlalu buruk ” ucap soyeon

” ini cukup bagus ” ucap qri

” ini adalah pilihan kita dari awal kan? ” tanya eunjung, dengan bersamaan ke5 gadis diantaranya mengangguk

” kalian! beristirahatlah. besok sekolah sudah dimulai, nama ku Kim Danee! ini kartu pelajarku, ada nomor ponselku disana! jika butuh sesuatu hubungi aku!” ucap gadis berambut panjang itu memberikan kartu pelajarnya

” gomawo danee! ” ucap jiyeon

danee berjalan menjauh tapi langkahnya terhenti

” ohh~ aku lupa! untuk kamar nomor 19 itu! jangan masuk kesana okay!! aku pergi !! ” ucap danee

seketika mereka menatap kamar nomor 19 yang berada diantara kamar 18,dan 20

” aku akan tinggal dikamar 17 ” ucap qri dengan cepat menarik boram masuk kedalan kamar nomor 17

” dimana kita akan tinggal hyomin-ahh? ” tanya soyeon

” bagaimana kalau 18?? ”

” baiklah ” ucap soyeon

hyomin dan soyeon memasuki kamar mereka sementar eunjung berjalan menuju kamar 20 yang tersisa

jiyeon mengikuti, dan saat dia hampir masuk

kliikkkk~~

pintu kamar 19 terbuka sedikit, jiyeon terus memperhatikan pintu itu, menunggu seseorang yang mungkin keluar dari kamar itu, tapi nyatanya tidak ada apapun

jiyeon mengalihkan pandangannya pada eunjung, eunjung tengah merapihkan pakaiannya, jiyeon kembali mengalihkan pandangan kearah pintu itu

ia membuka matanya lebar lebar saat pintu itu tertutup rapat seketika, tanpa suara seperti saat pintu itu terbuka beberapa detik lalu, apa mengkhayal?

” jiyeon-ahh!! apa yang kau lihat? masuklah ” suara eunjung mengejutkannya

” ohhh~ nde!! ”

πŸ‘‰JiYeon POVπŸ‘ˆ

” saranghae neor kaseum apado, dareun geoma, nam kogoiseodo..
hasuwa biceorom, sepeumi neon ceorom, naemamsa , kidari getci”

– T~ara ft Gavy ft Shannon ~ Day&Night Love All –

sebuah nanyian membangunkanku dari tidur, aku membuka mataku dan menatap langit langit kamar asramah

aku masih mendengar suara merdu dari nyanyian itu

aku alihkan pandanganku pada eunjung disampingku, dia masih tertidur

aku posisikan diriku duduk diranjang dan menatap pintu kamar, lagu itu masih terdengar

aku berjalan membuka pintu dan aku mendengar suara itu dari arah kananku, kamar 19

aku menutup pintu kamarku dan berjalan menuju kamar 19 itu, pintunya terbuka sejak tadi dan aku mulai mengintip

seseorang berambut panjang yang memainkan gitar dengan sangat indah, itu yang aku lihat

” saranghae neor kaseum apado, dareun geoma, nam kogoiseodo..
hasuwa biceorom, sepeumi neon ceorom, naemamsa , kidari getci”

– T~ara ft Gavy ft Shannon ~ Day&Night Love All –

aku menikmati nyanyian merdu itu, dan tiba tiba gadis itu menghentikan permainan gitarnya dan nyanyian dari suara indahnya

ia nampak mengambil sebuah cermin hello kitty dan mulai berkaca, ia semakin menaikkan cermin itu, dan tiba tiba aku sadar, cermin itu menyorot padaku

aku terkejut dan mengambil langkah mundur, semakin mundur hingga aku merasa menabrak seseorang dari belakang dan membuat aku terjatuh

” ahhhh~~! ” teriakkan ku tidak terlalu kencang

aku mulai sadar dan melihat cermin hello kitty didekatku, aku terkejut dan aku langsung melihat kebelakang

bukankah aku menabrak seseorang? tapi dimana seseorang itu??

aku terus bertanya pada diriku sendiri, aku bingung! cermin ini tadinya didalam kamar itu, tapi sekarang cermin itu ada disini dan orang yang tadi aku tabrak??

drtttttttt~~~

pintu kamar 19 terbuka perlahan semakin lebar

deg deg~

jantingku berdetak kencang dan semakin kencang saat pintu itu terbuka semakin lebar, aku melihat gadis berambut panjang itu masih membelakangiku, gadis itu hampir akan menengok kearahku

segera aku berdiri dari dudukku dan berlari memasuki kamarku

aku menutupi tubuhku dengan selimut, tapi aku masih merasa takut! hingga aku memilih memeluk eunjung disampingku

drttttt~~~

aku mendengar lagi suara pintu yang terbuka, tapi nampaknya suara itu berasal dari pintu kamar ku sekarang

aku takut untuk melihat dan memastikan, tapi aku juga ingin tau siapa yang membuka pintu kamar ku

dari balik selimut aku mendengar suara mendekat, aku pikir aku harus tau, siapa orang itu

aku buka perlahan selimutku, tapi aku masih memejamkan mataku, hingga aku yakin untuk membuka mataku dan

sosok itu meletakkan cermin diatas meja disamping ranjangku dan kembali mendekat

” hhhhhhhhhaaaaaaaaaaa”

aku tersadar, aku melihat keluar jendela, cahaya sangat terang, ku alihkan juga pandanganku kepada jam dinding dan waktu menunjukkan jam 06:30

“aku bermimpi” gumamku

aku kembali diam dan membayangkan sosok gadis berambut panjang yang berlumuran darah itu, dia menatap sinis padaku, sangat menyeramkan

” kenapa mimpi itu sangat nyata? ” ucapku bertanya pada diriku sendiri

aku mengalihkan pandangan pada eunjung, tapi dia sudah tidak disampingku, kemana dia?

” jiyeon~ahh! kau sudah bangun! cepatlah mandi! kita akan sekolah hari ini ” ucap eunjung

” geurae! ” aku berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan diri

setelah siap, aku pakai seragam baruku, dan mulai berkaca dicermin besar didekat jendela

aku teringat, baju ini! sama seperti yang gadis itu pakai, gadis menyeramkan didalam mimpiku

” waeyo?? ” tanya eunjung

” aniyoo~~ ” jawabku

aku berjalan menuju meja disamping ranjang dan mengambil segelas air putih yang sudah disiapkan lalu meminum nya

aku kembali meletakkan gelas dimeja, aku mengerutkan dahi ku saat melihat cermin hello kitty berada dimeja

aku teringat saat gadis menyeramkan itu meletakkan cermin nya disini

apa mimpi itu nyata??

*******

” jiyeon~ahh!! ” teriak qri didepan pintu kamar jiyeon, tidak lama, jiyeon membuka pintu

” kau belum siap untuk sekolah hari ini? ” tanya boram

” tunggu sebentar lagi!! masuklah! ” ucap jiyeon

qri dan boram memasuki kamar jiyeon

” kalian hanya berdua? dimana hyomin dan soyeon?” tanya eunjung

” molla~ mungkin mereka sedang melakukan sesuatu yang sering mereka lakukan dimana saja dan kapan saja ” ucap boram

” apa maksudmu?? ” tanya jiyeon

” kau tau! tapi kau berpura pura tidak tau!! ” ucap qri, jiyeon hanya tersenyum

qri melihat sebuah cermin, ia mendekati cermin itu dan mengambilnya

” woahh~ cermin ini sangat indah! ” qri berkaca dicermin itu dan boram juga mendekat

” heyyyy~ letakkan cermin itu ditempatnya! ” teriak jiyeon, segera qri meletakkan cermin itu diatas meja

” ada apa jiyeon? ” tanya boram, jiyeon hanya diam

” eunjung~ahhh!! ” suara nyaring hyomin terdengar

segera eunjung membuka pintu kamarnya

hyomin dan soyeon melangkah untuk masuk tapi eunjung menghentikan mereka

” kalian tidak perlu masuk! kami sudah akan keluar ” ucapnya lalu mengambil tas nya dan berjalan keluar

qri, jiyeon dan boram mengikuti

mereka berjalan bersamaan

” eohh! aku lupa!! hyomin-ahh, bisa kau ambilkan cermin ku diatas meja? ” ucap jiyeon

” geurae!! ”

hyomin berjalan menuju kamar jiyeon dan mencari cermin itu

saat ia menemukannya, ia mengambil cermin itu, tapi ia merasa cermin itu sedikit berat hingga ia menjatuhkan cermin itu hingga pecah

” aishh~ bagaimana ini ” ucap hyomin, tanpa sengaja ia melihat kearah cermin besar disamping jendela dan ia melihat bayangan hitam berambut panjang dibelakangnya, segera ia melihat kebelakang, tapi tidak ada apapun disana

hyomin memegangi kepalanya, nampak bingung, tapi kemudian ia kembali pada cermin jiyeon yang dipecahkannya

ia mengambil pecahan cermin itu dan memasukkan semua kedalam tasnya, lalu berjalan keluar

” dimana cerminku? ” tanya jiyeon

” tidak ada !! ” jawab hyomin

” diatas meja!! ”

” tidak ada!!! ”

jiyeon menatap hyomin, lama, lalu ia berjalan masuk kekamarnya dan kembali dengan cerminnya

” aishh~ pabo!! aku bilang cerminku diatas meja! kau mencari dimana? ” ucap jiyeon menunjukkan cerminnya

hyomin terkejut, ia membuka tas nya dan mencari cermin jiyeon, tapi tidak ditemukan

” biarkan aku megangnya” hyomin mengambil paksa cerminnya

hyomin mengarahkan cermin itu dihadapan wajahnya

” cermin ini ringan sekali ” ucap hyomin

” tentu saja. cermin ini kecil” ucap jiyeon kembali merebut cermin nya

hyomin mulai merasa ada yang aneh dengan cermin baru milik jiyeon

*****

” ahhhh~ aku lelah! ” ucap hyomin kemudian merebah dirinya diranjang, soyeon melakukan hal yang sama, berbaring disamping hyomin

” hyomin~ahh!! aku lapar! ” ucap soyeon

” umm~lalu?? ”

” kau pasti bisa memasakkan aku sesuatu ” ucap soyeon

” kita baru saja pulang sekolah! aku lelah soyeonnie ” ucap hyomin

” umm~geurae ” ucap soyeon, ia memasang wajah cemberut didepan hyomin

” yaahh~~ ada apa dengan wajahmu? ” tanya hyomin

” kau tega sekali membiarkan kekasih mu kelaparan ” ucap soyeon

“baiklah, tunggu disini, aku akan memasak untukmu ” ucap hyomin

hyomin berjalan menuju dapur diasramah dan mulai berpikir untuk memasak apa

saat ia tau harus memasak apa, disitu ia mulai memasak

drtttt~

suara pintu dapur terdengar, sambil memotong sayuran, ia menengok kebelakang sekilas dan mendapati gadis berambut panjang baru saja keluar

” soyeon-ahhh! bantu aku ” teriak hyomin, tapi tidak ada jawaban

” ishh~ malas sekali dia! padahal aku memasak untuknya, dia malah tidak ingin membantu” ucapnya kesal

dari ekor matanya, ia melihat seseorang berjalan menuju kamar mandi disisi kirinya

bhukkkkkk~~

hyomin terkejut saat pintu kamar mandi itu ditutup dengan keras

” yaa~kau!! jika tidak ingin membantu bilang saja, tidak perlu marah marah” teriak hyomin kesal akan keterkejutannya

hyomin membawa makanan yang sudah selesai dimasaknya menuju kamar

saat berusaha membuka pintu, seseorang dari luar justru membuka pintu itu dan membuat hyomin terkejut

” soyeon??” ucap hyomin, langsung hyomin mengalihkan pandangannya pada kamar mandi dibelakangnya yang pintunya sudah terbuka

” hyomin ah~ kau sudah selesai memasak eoh?? sini aku bantu” ucap soyeon mengambil salah satu piring yang hyomin pegang

” kajja~kita kekamar!” soyeon hampir melangkah, tapi langkahnya terhenti saat melihat hyomin melamun menatap kamar mandi

” park hyomin!!” panggil soyeon sambil menarik pelan tangan hyomin

” ah?? ya??” ucap hyomin

” kau melamun?ada apa disana?” ucap soyeon

” tidak ada apapun! kajja~”

πŸ‘‰ TBC πŸ‘ˆ

Advertisements

4 Comments Add yours

  1. im d says:

    Ff ny tentang hantu serem.. itu hantu pasti pngen minta bantuan deh sama mrka.. serru.. lanjut y thor ff by..jgn sampe gantung kaya ff yg laen.. semangat

    Like

    1. iya sipp ..😚 tunggu aja yaa 😘

      Like

  2. Hanyfa says:

    Ffnya genrenya kyknya seram ni…

    Liked by 1 person

    1. bisa jadi serem.. baru belajar bikin ff genre horror .. kedepannya mungkin rada gk jelas 😌

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s