From The Friendship part1


image

Author : EunMin Shipper

Tittle : From The Friendship Part1

Genre : Friendship, Girl×Girl

Main Cast :
👉Hwang Tiffany
👉Jung Jessica
👉Ham Eunjung
👉Park Hyomin
👉Ryu Hwayoung
👉Park Jiyeon

Other Cast :
👉Kim Taeyeon
👉Lim Yoona
👉Lee Donghae
👉Kim Myungsoo
Copy,Copas,Plagiat👎👊

📖 Happy Reading 📖

Dalam suasana pagi terlihat seorang gadis berumur 16 tahun yang berjalan seorang diri dijalan sepi indah yang bagaikan surga, gadis itu terus menampakan senyum indah nya, bahkan burung yang berterbanganpun terpesona akan pesona gadis itu

disepanjang jalan ditanami pohon besar untuk melindungi pejalan kaki dari teriknya matahari, dan ini musim gugur, daun berjatuhan dari pohonnya, inilah suasana indah yang gadis itu nantikan, dan sebab itulah ia memilih berjalan kaki, tujuan gadis itu saat ini adalah pergi menuju sekolah nya, sekolah menengah atas yang bernama “Seoul High School”

Park Hyomin, itu adalah nama gadis cantik berambut panjang yang mampu nenyita perhatian banyak orang hanya dengan kedipan matanya yang indah, hyomin adalah murid kelas 1 sma yang memiliki otak standar dalam artian masih banyak yang lebih berprestasi didalam sekolahnya dari pada dirinya, tapi hyomin benar benar populer disekolahnya, karena kecantikannya

Hyomin berjalan memandang lurus kedepan, tapi ia menghentikan langkahnya karena semua pandangan nya gelap akibat sebuah tangan yang menutupi matanya dari belakang, ia meraba tangan itu agar bisa segera menebak siapa seseorang yang memperlambat waktunya untuk sampai disekolah

” eehhmm~ ” seseorang itu bersuara memberikan sedikit kode untuk hyomin menebak seseorang itu, hyomin tersenyum kemudian menjawab dengan yakin

” Eunjung~ahh ”

Eunjung adalah salah satu dari ke-5 sahabat nya disekolah, mereka memang populer karena kelebihan masing masing, Eunjung termasuk murid yang populer karena prestasinya, dari jutaan siswa bahkan ia adalah yang berprestasi disekolah, memang sahabat sahabatnya termasuk hyomin sering kali memanfaatkan Eunjung untuk beberapa tugas rumah dan juga tugas sekolah bahkan meminta contekkan saat ujian, tapi itulah yang disebut sahabat sejati, selalu berbagi dalam hal apapun

” Eunjung~ahh ! dimana mobilmu?” tanya hyomin setelah eunjung menempatkan diri disamping hyomin

” aku meninggalkannya dirumah, ini adalah musim gugur yang indah untuk berjalan kaki ” jawab eunjung sambil meneruskam jalannya diikuti hyomin

” lalu bagaimana kita pulang nanti?? ” tanya hyomin karena biasanya eunjung selalu mengantar hyomin pulang kerumah setelah sekolahnya

” hwayoung atau tiffany bisa mengantar kita kan?? ” ucap eunjung

” jika jessica, si ratu pelit itu mengizinkam kita untuk ikut menumpang pada tiffany atau jiyeon si bawel yang tidak suka bersempit sempitan mengizinkan kita juga untuk menumpang pada hwayoung ” ucap hyomin

” kita harus memaksa! kita banyak memberikan dia bantuan, terlebih aku yang selalu mengizinkan mereka menyalin tugas matematika ku dibuku mereka tanpa perlu membayar ” ucap eunjung, hyomin hanya mengangguk mengerti

hyomin berjalan santai disamping eunjung, ia memandang langit diatas tanpa memandang jalan hingga ia menginjak tali sepatunya sendiri yang tidak terikat dan itu menyebabkan dia hampir terjatuh, segera eunjung meraih tubuh hyomin agar hyomin tidak benar benar terjatuh

Deg~~

disitu eunjung mendengar suara detak jantung hyomin, sementara hyomin malah mematung dalam diam, menatap kedua mata eunjung dalam jarak yang sangat dekat, hyomin hanya sibuk dengan tatapan dan rasa detak jantungnya yang membuatnya bingung, kemudian eunjung tersenyum menahan tawa saat melihat ekspresi hyomin, melihat senyuman eunjung, hyomin melepaskan diri dari eunjung

” ahh~mianhae ” ucap hyomin

Dengan salah tingkahnya hyomin menggaruk kepalanya sendiri sambil terus menunjukkan deretan gigi putihnya, eunjung hanya membalas dengan senyuman kemudian ia berjongkok dan mengikat tali sepatu hyomin, melihat perlakuan eunjung, hyomin hanya bisa menganga tapi sesaat kemudian ia tersenyum dan memposisikan kedua tangannya didadanya, ia merasakan detak jantung nya yang tidak menentu saat ini, setelah selesai, eunjung mencubit kedua pipi hyomin

” berhati hatilah ” ucap eunjung kemudian menggenggam tangan hyomin untuk ikut meneruskan perjalanan mereka menuju sekolah

dalam perjalanan itu, hyomin tanpa henti nya tersenyum sambil memandang kearah eunjung yang terus menatap fokus pada jalanan, hyomin masih merasakan detak jantungnya, kini satu hal yang terdapat dalam pikirannya

aku harus tau apa arti detak jantung ini, kenapa sangat cepat dan kenapa aku tidak bisa berhenti untuk tersenyum saat ini? apa yang kurasakan sekarang dan apa arti perasaanku ini??

💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖

sepulang dari sekolah, seorang gadis merapihkan buku pelajarannya untuk segera pulang kerumahnya, gadis itu berjalan keluar kelas dan bersiap pulang melewati lapangan besar yang luas, untungnya suasana dan cuaca sedang sejuk sekarang

” Jessica!! ” gadis itu berbalik badan kearah seseorang yang memanggil namanya

” donghae oppa ” sapa nya pada seorang namja yang tengah memanggilnya tadi

” kau pulang sendiri kahh? bisa kita pulang bersama? ” tanya donghae

” ahhh~ aku ingin, tapi sayangnya aku sudah janji untuk pulang bersama tiffany sahabatku .. mianhae oppa” ucap jessica dengan nada penuh penyesalan

” ahh~ baiklah .. mungkin lain waktu, tapi dimana tiffany? ” ucap donghae

” entahlah~ aku menunggu nya” ucap jessica

” Sica~ahh ”

” itu dia ~ ” ucap jessica kemudian melambaikan tangannya pada tiffany

tiffany berlari mendekati jessica, pada awalnya tiffany tersenyum tapi saat melihat donghae, gadis berambut pendek itu tiba tiba menatap sinis pada donghae

” maaf sica! kau menunggu lama? ” tanya tiffany

” aniyo~” jawab jessica

” baiklah .. aku pulang duluan, sampai jumpa jessica ” ucap donghae

” ne oppa ” ucap jessica, sesaat kemudian tiffany bertanya

” apa yang kau dan donghae oppa bicarakan? ”

” aniyo ~ hanya saja dia mengajakku pulang bersama tapi aku menolak ”

” wae?? ”

” haizz~ karena kau pabo~ ” ucap jessica mencubit hidung tiffany karena gemas dengan sahabat sekaligus teman sebangkunya ini

” hhmm~ ternyata ketika bersama donghae oppa . kau masih mengingatku juga ” ucap tiffany

” yahh~ apa maksudmu? tentu saja aku lebih memilihmu dalam banyak hal, kau sahabatku Fany” ucap jessica kemudian melingkarkan tangannya dilengan tiffany

” jinjjayo?? “tanya tiffany memastikan

” tentu saja ” jawab jessica

” baiklah dimana mobilmu sekarang? ” tanya jessica

” ohh mobilku~ dirumah ” ucap tiffany..seketika jessica terkejut

“mwoya?? dirumah? ” teriak jessica

” lalu bagaimana kita pulang ” tanya jessica langsung

” kita jalan yaa~ ” ajak tiffany

” aigoo ~ ” jessica merengek, meski cuaca sedang sejuk, tapi ia bisa lelah berjalan sampai rumah

tiffany menggenggam tangan jessica, mereka berjalan beriringan menikmati suasana musim gugur siang hari berdua, banyak hal yang lebih indah dalam hidup mereka tapi hal ini adalah hal yang akan selalu dikenang dikala mereka akan berpisah kelak, bagaimana tidak? berjalan bersama sama disiang hari, disaat semua orang memilih menaiki kendaraan pribadi atau bahkan kendaraan umum sekalipun, disini justru tiffany mengajak jessica untuk berjalan bersama seperti saat ini

” kau lelah?? ” tanya tiffany

” eemm , sedikit ” jawab jessica menggangguk

” baiklah, kita istirahat sebentar disana ” tiffany menunjuk halte bus yang tidak jauh

” kau tunggu disini dan jangan kemana mana ” ucap tiffany memerintahkan jessica untuk duduk dibangku halte bus itu dan memastikan jessica tidak kemanapun sampai ia kembali

” kau mau kemana? ” tanya jessica

” sebentar saja ” ucap tiffany

jessica memandang sekelilingnya setelah tiffany berlalu pergi, ia memperhatikan semua orang yang berlalu lalang

” jika suatu saat nanti omma dan appa tau dan mereka memisahkan kita, apakah itu saat perpisahan kita? ”

jessica mencari sumber suara perempuan yang berada disisi kanannya, ia melihat dua orang gadis yang memakai pakaian sekolah yang sama seperti dirinya, sepertinya mereka adalah sunbae nya disekolah, tapi ia mengingat kembali pertanyaan perempuan itu, satu hal yang ia gumam kan dalam pikirannya

” benarkah perempuan itu menanyakan hal itu pada gadis didepannya”

” aku tidak akan membiarkan siapapun merebut paksa dirimu dariku, aku tidak akan membiarkanmu pergi, sampai kapanpun aku akan selalu menjagamu untuk tetap disisiku”

jessica mengerutkan dahinya saat mendengar ucapan gadis berambut panjang itu pada perempuan dihadapannya, mereka duduk saling berhadapan, saat ini jessica hanya bisa melihat wajah gadis berambut panjang itu, karena perempuan itu membelakanginya

” hmm~ gomawo Taeyeon unnie ” ucap perempuan itu

Taeyeon?? nama itu nampak tidak asing bagi jessica, ia pernah bertemu dengan gadis bernama taeyeon itu disekolah

*flashback*

pagi itu, awal pelajaran yang baru dimulai bagi jessica, murid baru disekolah menengah atas Seoul High School, pertama kalinya ia merasakan sekolah di tingkatan sma, hal yang menyenangkan

dalam suasana tenang diperpustakaan, jessica memilih buku yang akan menarik untuk ia baca, jessica meletakkan jari telunjuknya disalah satu buku kemudian ia berjalan kesisi kirinya sambil membaca setiap judul buku yang ia sentuh dengan jari telunjuknya

ia terus berjalan sampai ia menemukan sebuah buku yang menarik, tapi sebelum ia mengambil buku itu, sebuah tangan juga telah memegang buku itu, jessica mengalihkan pandangannya pada seseorang itu

” mianhae, aku menemukan buku ini duluan ” ucap jessica sopan

” aku melihatnya duluan ” gadis dihadapannya malah meneriakinya membuat ia kesal karena padahal ia meminta buku itu dengan sopan

” tapi aku duluan yang menemukannya ” jessica tidak kalah berteriak

” yaahh~ kau ini! kau adik kelas ku, bersikaplah sopan sedikit ” ucap gadis itu

” tapi… ”

” baiklah baiklah, ambil buku itu ” ucap gadis itu mengalah

” tapi berikan buku itu padaku jika kau sudah selesai ” ucapnya

” tapi aku akan lama ” ucap jessica

” hah~ ini, hubungi aku juga sudah selesai, namaku Taeyeon, Kim Taeyeon ”

*flashback end*

jessica mencari nama itu, seingatnya ia menamai nomor ponsel gadis itu dengan nama “Kim TaeYeon Sunbae “dan ia menemukan nama itu, pandangannya kembali dialihhkan pada dua gadis itu

” Ne~ aku mencintaimu ”

tanpa sengaja jessica menjatuhkan ponselnya setelah mendengar kata itu dari mulut sunbae nya yang bernama kim taeyeon itu, jessica segera mengambil ponselnya ketika taeyeon menatapnya dan perempuan itu juga menatapnya

” mi.. mianhae ” ucap jessica, entah kenapa ia gugup dihadapan sepasang lesbian itu

” kau?? ” taeyeon menunjuk kearah jessica

” a..aku?? ” tanya jessica menunjuk dirinya sendiri

” mana buku ku?? ” tanya taeyeon langsung

” mianhae unnie.. ahh~ maksudku .. sunbaenim ! tapi aku belum selesai dengan buku itu ” jawab jessica dengan gerogi

” yahh~sudah berbulan bulan aku menunggu buku itu ” ucap taeyeon

gadis dihadapan taeyeon tidak sama sekali menatap jessica, ia terus membelakangi jessica karena suatu hak yang tidak jessica ketahui

” bagaimana aku memanggilmu? kita punya banyak urusan tentang buku itu ” ucap taeyeon

” Jessica Jung ” jawab jessica

” ohh~ baiklah .. aku akan menunggu buku itu darimu Jessica ” ucap taeyeon kemudian berdiri dari duduknya ketika bus datang

” kajjayo Yoona ” ucap taeyeon mengajak lawan bicaranya tadi

” Yoona?? bukankah itu murid teladan dikelas?? ” gumam jessica dalam pikirannya

” Sica-ahh ” panggil tiffany lalu memberikan sebuah ice cream untuk jessica

” woahh~ gomawo fany ” ucap jessica

” kau melamun? ada apa dibus itu?” tanya fany melihat bus yang sudah setengah jauh

” aniyo~ hmm! kau tau Kim Taeyeon?? ” tanya jessica

” aniyo! tapi aku pernah melihat namanya dimading sebagai siswa berprestasi setelah Eunjung ” ucap tiffany sambil memakan ice cream nya

” hmm~ kalau yoona? ”

” pabo~ dia teman sekelas kita! saingan eunjung sebagai siswa teladan, bukankah kita, eunjung hyomin jiyeon dan hwayoung sering membicarakan dia ” ucap tiffany

” ya.. aku ingat ” ucap jessica

jessica memakan ice cream sambil memikirkan sunbae nya dan teman sekelasnya yang aneh itu

” lupakan saja ” ucapnya saat pusing memikirkan kedua gadis itu dan kembali melahap ice creamnya

” lupakan apa? ” tanya tiffany

” aniyo ~ ” jawab jessica singkat

tiffany terus memperhatikan jessica memakan ice creamnya, tiffany tersenyum menahan tawa saat melihat ice cream dibibir jessica, tiffany membersihkan ice cream yang ada dibibir jessica, jessica hanya terdiam, dan menatap kedua mata tiffany, tiffany tersenyum pada jessica, jessica membalas senyuman itu

jessica kembali memakan ice creamnya yang masih tersisa sementara ice cream tiffany sudah habis termakan

” hmm ~ seharusnya aku tidak memberikanmu ice cream itu karena aku tidak cukup hanya memakan satu ice cream ” ucap tiffany, ia memegang tangan jessica yang memegang ice cream itu, ia memakan ice cream itu saat jessica juga sedang memakan ice cream itu

jessica hanya membulatkan matanya, terkejut dengan apa yang tiffany lakukan, tiffany hanya menatap pada kedua mata jessica, jarak yang memisahkan mereka hanya sekitar 10 cm, kemudian tiffany kembali menjaga jarak

” hmm~ ternyata ice cream milikmu lebih enak, mungkin karena ice cream itu telah lebih dulu menyentuh bibirmu ” ucap tiffany kemudian tertawa lepas

” yahhh .. fany ” teriak jessica kemudian mencolekkan ice cream dihidung tiffany

” yahh .. awas ya kau ” ucap tiffany merebut paksa ice cream dari tangan jessica dan memakan ice cream itu, tiffany memastikan ice cream telah menempel dibibirnya kemudian ia mencium pipi jessica

” yahhh ~ fany !!! ” teriak jessica.. secepatnya tiffany berlari menjauhi jessica sambil tidak berhenti tertawa

” aku kejar kau, kalau aku mendapatkanmu, lihat saja ya” teriak jessica

disinilah permainan kejar tangkap dimulai hingga mereka sampai dirumah, itulah persahabatan diantara mereka, selalu membawa kebahagiaan dengan penuh canda tawa.

💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗

“let’s break up!!”

ucapan lelaki itu membuat tangis nya pecah seketika, gadis itu dikejutkan dengan 3 rangkaian kata yang menyakitkan hati dan membebani pikirannya saat itu juga

” tapi,, kau tidak bisa memutuskan hubungan kita secara sepihak seperti ini ” ucap gadis itu

dalam mobil sport berwarna hitam, dua sepasang itu mengalami sedikit perdebatan, gadis itu menangis sementara lelaki itu hanya menghela nafas

lelaki itu menghentikan mobilnya dijalan sepi, ia memastikan tidak ada seorangpun disekitarnya yang mungkin bisa berbuat jahat pada gadis manja seperti mantan kekasih nya ini, bagaimanapun ia perduli dengan keselamatan mantan kekasihnya itu

” keluar dari mobilku ” ucap lelaki itu, gadis disampingnya hanya bisa menganga

” mwo?? tapi .. ”

” keluar ”

” tapi oppa .. disini sepi ”

” aku tidak perduli, hubungan kita sudah berakhir ” lelaki itu keluar dari mobilnya, ia membuka pintu mobil disamping mantan kekasihnya dan menyeret nya keluar

” kau tidak bisa melakukan ini padaku oppa ” teriak gadis itu

gadis itu hanya bisa menangis melihat mobil itu menjauh meninggalkannya dijalan sepi tidak berpenghuni

” myungsoo oppa! ” teriaknya

gadis itu menangis, tidak seorangpun disini tapi ia berharap ada keajaiban, ia berjalan menuju bangku disisi jalan

Park Jiyeon, gadis yang kini tengah duduk dibangku yang berada disisi jalan raya besar yang sepi, jiyeon kembali menangis, ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya kemudian menangis keras

hanya karena jiyeon menolak diperkenalkan dengan kedua orang tua myungsoo, hubungan mereka berakhir begitu saja, karena jiyeon menolak ketika myungsoo berniat menikahinya

tidak.. jiyeon tidak menolak, ia hanya mengatakan ini bukan saat yang tepat untuk menikah, masih banyak hal yang ingin ia lakukan disaat saat remajanya seperti saat ini, entahlah, ia menyesal atau apa ketika myungsoo memutuskan hubungan mereka

jiyeon menangis keras bahkan dijalan besar itu, hanya tangis nya yang terdengar

” jiyeon~ahh ”

jiyeon mengalihkan pandangannya pada seseorang didepannya yang memanggilnya, ia berdiri dari duduknya dan memeluk erat seseorang itu, ia semakin menangis

” ada apa jiyeon?? ”

pertanyaan itu didengar jiyeon, ia mencoba menjelaskan , tapi dadanya sesak sehingga ia sulit mengatakannya

” tenanglah, ceritakan padaku ” seseorang itu melepaskan pelukan jiyeon dan menghapus airmata jiyeon

” myungsoo oppa!! dia .. dia memutuskan hubungan kami ” jawab jiyeon, setetes airmatanya kembali mengalir, seseorang itu justru tersenyum

” jangan menangis, aku sudah bilang, jangan mempercayai lelaki manapun ” ucapnya

” aku tau hwayoung-ahh, tapi .. Dia keterlaluan, dia mengajakku menikah tapi saat aku menolak, dengan mudahnya dia mengakhiri semuanya ” ucap jiyeon

hwayoung meletakkan kedua tangannya dipipi jiyeon dan tersenyum pada jiyeon, ia selalu terbayang akan hal ini, saat dimana jiyeon menangis karena lelaki itu, dan ia harap segera bisa membuat jiyeon melupakan semua kesedihannya karena ia benci saat saat dimana airmata jiyeon mengalir

” jika kau mengharapkan kasih sayangnya, lupakan lah hal itu, kau harus ingat satu hal ” ucap hwayoung

” disaat kau membutuhkan tempat untuk bersandar, membutuhkan tempat untuk menangis ataupun teman untuk berbagi kesedihan, datanglah padaku, aku akan selalu ada untukmu ” ucap hwayoung

” gomawo youngie ” ucap jiyeon, ia mengusap tangan hwayoung dipipinya

” lupakan lelaki itu, aku tau kau tidak perlu lelaki seperti dia untuk bahagia, berjanjilah untuk tidak menangis karena dia lagi ” ucap hwayoung meminta jiyeon untuk berjanji

” aku tau, bahkan bersama mu dan juga sahabat kita bisa membuat hari ku penuh dengan kebahagiaan .. jauh lebih membahagiakan daripada bersama lelaki seperti dia ” ucap jiyeon

” aku berjanji !! ” lanjut jiyeon

” ingat jiyeon! Tuhan telah merencanakan sesuatu yang jauh lebih indah untuk mu, Tuhan telah memilih seseorang yang lebih tepat untukmu, percayalah suatu saat nanti kebahagiaanmu yang sesungguhnya akan datang ” ucap hwayoung, jiyeon mengangguk dan tersenyum meski airmata masih tersisa dimatanya

” jangan menangis lagi, aku benci saat saat dimana airmatamu mengalir ” ucap hwayoung

” ne~ aku tidak akan menangis ” jawab jiyeon

” aku menyayangimu jiyeon~ah ” ucap hwayoung lagi, lalu memeluk erat tubuh jiyeon

” aku juga menyayangimu hwayoung~ahh ”

👉👉👉 TBC 👈👈👈

Advertisements

3 Comments Add yours

  1. im d says:

    Wuuuaaah baru pertama ni baca ff tara.. seru jg wlpun ga kenal satu2 ny member.. haha.. ijin baca ff mu yak thor

    Liked by 1 person

    1. happy reading yesss 😂

      Like

  2. pabo says:

    Suka ceritanya..eunmin yay

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s